Menyatu dengan Alam di Hutan Pinus Dlingo, Bantul

Share

Hallo rauners, kali ini kita akan mengajak sobat sekalian untuk menikmati nuansa menyatu dengan alam. Tidak heran mengapa hutan pinus mempunyai daya pikat yang kuat untuk mendatangkan para wisatawan. Tidak hanya menawarkan keindahan deretan ribuan pohon pinus di atas bukit, kesejukan dan ketenangan akan anda rasakan disini.

Hutan Pinus ini menjadi salah satu rekomendasi wisata alam yang wajib di kunjungi di Yogyakarta. Terletak berdekatan dengan Kebun Buah Mangunan dan Puncak Becici, jadi jika berkunjung ke objek wisata ini anda akan mendapatkan satu paket wisata sekaligus. Lokasinya terletak di desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Hutan Pinus Mangunan, begitulah bagian dari hutan di kawasan RPH (Resort Pengelolaan Hutan) Mangunan yang ditumbuhi tanaman Pinus merkusii ini disebut. Lokasinya yang bisa ditempuh searah dengan situs makam Raja-Raja Imogiri membuat banyak orang salah menyebutnya menjadi Hutan Pinus Imogiri, terutama wisatawan yang berasal dari luar Jogja. Padahal secara administratif hutan pinus ini tidak termasuk kawasan Imogiri.

Hutan Pinus Mangunan ini merupakan bagian dari kawasan RPH (Resort Pengelolaan Hutan). Dahulunya tempat ini merupakan tanah yang tandus kemudian direboisasi. Lahan yang luasnya kurang lebih 500 Ha ditanami berbagai jenis pohon antara lain mahoni, akasia, kemiri dan kayu putih, dan pinus. Sekarang bagian yang ditanami pinus tidak hanya menjadi hutan lindung tetapi juga menjadi tujuan wisata. Fasilitas-fasilitas juga bertambah dari tersedianya lahan parkir kendaraan roda dua, mobil, ataupun bus, mushalla, warung makan, penyewaan hammock, lokasi hunting foto dan prewedding.

Pohon pinus yang berdiri tegak lurus menjulang memberikan background foto yang bagus, sehingga para pemburu fotografi dan pecinta selfi akan member tempat ini. Selain keperluan fotografi, hutan pinus ini juga dijadikan sebagai lokasi syuting. Ada hal yang menarik tentang filosofi hutan pinus, yaitu sebagai lambing cinta orang korea. Mengapa demikian? Karena pohon pinus memiliki batang yang menjulang tegak lurus menandakan lambang cinta yang lurus dan tidak bercabang, daun pinus yang hijau ibarat Everlasting love (cinta yang tidak akan pernah berakhir).

Untuk menikmati ketenangan dan menyatu dengan alam, para sobat bisa menikmati ayunan hammock yang berada di antara dua pohon pinus yang berdekaran. Sobat akan menikmati hijaunya dedaunan pinus disela-sela lorong langit nan membiru. Tanah coklat yang ditutupi gesekan daun-daun kering dan ranting menjadi simfoni indah membawa ke alam ketenangan mencari inspirasi. Mampu melenyapkan tekanan kehidupan jika diresapi penuh kenikmatan nuasa alam.

Gerbang Masuk Hutan Pinus

Spot Foto

Foto : www.siagaindonesia.com

Spot Foto dari Gardu Pandang

Spot Foto di Jejeran Hutan Pinus

 

Menikmati Nuansa Alam diatas Hammock

Foto : www.mboelane.blogspot.co.id

Santai dan Bercengkrama di Gubuk

Deretan Batang Pinus Merkusii

Sapaan Kanopi Dedaunan Pinus Melambai-lambai diterpa Angin

Foto : www.signifikan.com

 

Jejatuhan Buah Pinus

Camping di Hutan Pinus

Fasilitas Area Parkir

See You Next Trip ya guys…

4 thoughts on “Menyatu dengan Alam di Hutan Pinus Dlingo, Bantul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *