Candi Ijo Sleman, Candi Tertinggi, dengan Pesona Abadi

Share

Hallo raunners…. Kali ini kita berkunjung ke wisata cagar budaya. Cagar budaya kali ini berupa objek wisata Candi Ijo. Asal muasal penamaan candi Ijo didasarkan pada 3 hal, antara lain : penyebutan dalam prasasti, legenda yang dikenal oleh masyarakat, dan berdasarkan lokasi candi ini berada. Lokasi candi Ijo ini dahulunya disebut dengan Gunung Ijo, dan dalam prasasti Poh tahun 906 M yang menceritakan seseorang yang menghadiri upacara berasal dari desa Wuang Hijo. Candi Ijo memiliki ketinggian sekitar 410 mdpal. Terletak di daerah perbukitan baturagung sehingga candi ini merupakan candi tertinggi di DIY. Silahkan meluncur ke peta dibawah ini ya guys…

Pemandangan dari puncak tertinggi memang memiliki daya tarik tersendiri. Sejauh mata memangdang dapat mengundang sensasi yang berbeda disetiap nuansanya. Berbicara soal candi tidak lepas dari sejarah atau kilas balik masa lalu sehingga peninggalan purbakala tetap harus dilestarikan. Candi Ijo merupakan candi bercorak agama Hindu. Candi ini dibangun sekitar abad 10 – 11. Secara administrasi lokasi candi Ijo terletak di Dukuh Groyokan, Desa Sambirejo, Kec. Prambanan, Kab.Sleman, Yogyakarta dengan lokasi koordinat -7,783852 LS, 110,511923 BT.  Kompleks Candi Ijo dengan luasan 42.000 m2 dari teras I-XI.

Keunikan candi ini diantaranya berada di kawasan dengan tingkatan teras dari teras I – IX. Semakin ke atas maka tingkatan kelas makin sakral, tingkatan teras XI dianggap teras paling sakral atau paling suci. Kawasan yang telah di pugar dan konservasi dimulai dari teras VII – IX. Pada kawasan inilah para pengunjung kerap berwisata karena dipuncak inilah terdapat Candi induk Ijo dan perwaranya yang komplit dan utuh. Pada teras XI ini terdapat 1 candi Induk yang menjadi pusat utama candi Ijo, dan 3 candi perwara di depannya. Posisi candi induk dan candi perwaranya berhadapan. Pada teras VIII terdapat candi F dan candi F terdapat di teras IX. Kemudian diisi rerutuhan candi dan artefak-artefak candi yang belum selesai di pugar. Sedangkan dari teras I-VIII kawasan masih bercampur antara pemukiman penduduk dan tegalan.

Ciri khas candi Ijo adalah bentuk tubuh candi yang berbentuk persegi dengan tingkatan limas mengerucut ke atas. Di dalam candi terdapat lingga dan yoni. Candi ini menyuguhkan pemandangan bentang alam dan budaya yang apat dilihat secara lansung. Pemandangan ke arah Jogya sehingga wisatawan bisa melihat bandara Adi Sucipto, melihat hamparan wilayah pemukiman, persawahan sampai melihat ke ujung laut.  Candi Ijo ini buka dari pukul 7.30 – 16.00. Fasilitas yang ada disini seperti sarana parkir motor dan mobil, toilet, musholla.

Foto udara condong Candi Ijo

Foto Udara dari atas Candi Ijo

Sunset di Candi Ijo

sumber : www.lookjogja.blogspot.co.id

Silahkan melihat keindahan panorama Candi Ijo di video link dibawah ini ya guys..

Sumber : MUHAMMAD THOHA

Sekian dulu ya guys… see you next trip…

4 thoughts on “Candi Ijo Sleman, Candi Tertinggi, dengan Pesona Abadi

    • Dulunya gratis loh kaka’, tapi sejak tahun 2017 tiket masuk wisata Rp.5000,-, untuk parkir motor Rp.2000,-, parkir mobil Rp.5000,-, ke depannya kawasan sekitar Prambanan ini akan terus berkembang, silahkan berkunjung ke candi Ijo kaka’, sejukkan mata dengan pemandangan indah kota Yogya dari puncak, 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *